AdaptNet, 18 Maret 2008

Hello! The below report is written in Indonesian. To translate the full report, please use the translator in the top right corner of the page. Do not show me this notice in the future.

Recommended Citation

"AdaptNet, 18 Maret 2008", ADAPTNet Bahasa Indonesian Edition, March 18, 2008, https://nautilus.org/adaptnet/adaptnet-18-maret-2008/

AdaptNet, 18 Maret 2008

 

1. CSIRO menilai dampak berkurangnya ketersediaan air di Australian Murray Darling Basin
2. ADAPT – Instrumen menyeleksi dan mendesign
3. Rezim iklim pasca-2012: Dampak bagi Asia yang sedang membangun
4. Ulasan adaptasi perubahan iklim – Ekosistem hutan
5. Pilihan-pilihan untuk menangani risiko kekeringan – Vietnam
6. Pertemuan kota-kota pesisir: Nilai-nilai dan kerentanan – AS

1. CSIRO menilai dampak berkurangnya ketersediaan air di Australian Murray Darling Basin
Studi ini merupakan yang pertama untuk memberikan penilaian komprehensif mengenai dampak ekonomi dari berkurangnya ketersediaan air (akibat perubahan iklim) pada sektor irigasi di Australian Murray Darling Basin (MDB). Menurut studi ini, ada strategi-strategi adaptasi dengan biaya rendah untuk mengurangi tingkat penurunan ketersediaan air.

Dampak Berkurangnya Ketersediaan Air pada Irigasi dataran rendah Murray, Australia, Jeffery Connor dkk., CSIRO Working Paper Series 2008-12, Australia’s Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO), Februari 2008 [PDF]

2. ADAPT – Instrumen menyeleksi dan mendesign
ADAPT adalah instrumen berbasis komputer yang sekarang sedang diujicoba di Asia Selatan. Instrumen ini melakukan analisa sensitivitas untuk proyek-proyek tertentu, menandai aktivitas-aktivitas yang sensitif terhadap perubahan iklim, serta memberikan masukan mengenai aktivitas adaptasi. Instrumen ini menggunakan lokasi proyek dan informasi aktivitas yang dipilih melalui matriks sensitivitas aktivitas proyek berdasarkan data General Circulation Model (GCM).

ADAPT: Instrumen untuk Memilih Proyek Pembangunan untuk Risiko Iklim, Kerentanan, dan Adaptasi Perubahan Iklim, The World Bank, 2007 [PDF]

3. Rezim iklim pasca-2012: Dampak bagi Asia yang sedang membangun
Laporan ini merangkum temuan-temuan dari putaran ketiga pertemuan multi-stakeholder Asia-Pasifik mengenai rezim iklim pasca 2012 (yang diadakan di New Delhi dan Beijing). Dokumen ini memberikan fokus pada empat tema spesifik yang penting bagi wilayah Asia-Pasifik: pendekatan sektoral; pengembangan dan alih teknologi; pendanaan dan pengarusutamaan adaptasi; serta pengembangan tindakan penanganan perubahan iklim yang memiliki manfaat ganda.

Rezim Iklim Pasca 2012: Menyesuaikan Prioritas Pembangunan Asia dengan Kepentingan Iklim Global; Ancha Srinivasan (Editor), Institute for Global Environmental Strategies, Hayama, Japan, Februari 2008 [PDF]

4. Ulasan adaptasi perubahan iklim – Ekosistem hutan
Dampak-dampak perubahan iklim yang diantisipasi terjadi dalam abad ini akan sangat besar, dan berdasarkan preseden sejarah, diperkirakan akan terjadi perubahan vegetasi yang signifikan. Kertas kajian ini membahas dampak (ekologi, ekonomi, sosial) perubahan iklim pada hutan. Dokumen ini merangkum literatur ilmiah yang ada mengenai topik adaptasi hutan terhadap perubahan iklim.

Adaptasi Hutan terhadap Perubahan Iklim: Ulasan Multidisiplin, Chris Eastaugh, International Union of Forest Research Organizations (IUFRO), IUFRO Occasional Paper No. 21, Vienna, Austria, Februari 2008

5. Pilihan-pilihan untuk menangani risiko kekeringan – Vietnam
Studi ini memberikan fokus pada dampak kekeringan yang berulangkali terjadi pada kehidupan komunitas lokal yang hidup di daerah rawan kekeringan di Provinsi Ninh Thuan, Vietnam. Dokumen ini memberikan informasi tentang persepsi komunitas mengenai kekeringan dan perubahan iklim, serta bagaimana pemerintah lokal dan LSM menangani bencana iklim, khususnya kekeringan.

Pertimbangan-Pertimbangan dalam Manajemen Kekeringan untuk Adaptasi Perubahan Iklim: Fokus pada Daerah Mekong
, Oxfam di Viet Nam dan Graduate School of Global Environmental Studies of Kyoto University, Japan, Februari 2008 [PDF]

6. Pertemuan kota-kota pesisir: Nilai-nilai dan kerentanan – AS
Pertemuan Kota-Kota Pesisir AS: Nilai-nilai dan Kerentanan akan diadakan di St. Petersburg, Florida, AS, pada 17-20 November 2008. Pertemuan ini bertujuan untuk mempertemukan pemimpin, administrasi, dan akademisi dari kota-kota pesisir untuk membahas tantangan-tantangan lingkungan hidup, sosial, ekonomi, dan kebijakan publik, serta kemungkinan solusinya. Abstrak untuk proposal paper, proposal panel, dan proposal round table dapat diserahkan paling lambat 1 April 2008.

Pertemuan Kota-Kota Pesisir: Nilai-nilai dan Kerentanan, International Ocean Institute (IOI) – USA, St. Petersburg, Florida, AS, 17-20 November 2008.

 

Versi Bahasa Inggris tersedia di linik berikut: http://gc.nautilus.org/gci/adaptnet/2008/18-march-2008/